Ny Putri Koster Apresiasi Bali Physio and Sport Injury Center RS Kasih Ibu
Denpasar - Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster siang tadi Senin (9/3) berkesempatan untuk menghadiri acara Grand Opening Bali Physio and Injury Center (BPIC) di Aula Rumah Sakit Kasih Ibu, Teuku Umar-Denpasar. Dalam sambutannya Putri Koster mengapresiasi atas dilaksanakannya “Grand Opening Bali Physio and Sport Injury Center Rumah Sakit Kasih Ibu Denpasar Bali” ini. Â
Menurutnya dengan dibukanya Bali
Physio and Sport Injury Center iniÂ
sangat tepat karena Bali selain sebagai daerah pariwisata, juga sering dijadikan
tempat penyelenggaraan berbagai event, baik yang berskala nasional maupun
internasional termasuk di antaranya event olah raga. Kegiatan olah raga sering
membawa resiko yang salah satunya adalah terjadinya sport injury (cedera olah
raga), yang segala macam cedera bisa timbul baik pada waktu latihan maupun pada
waktu olah raga (pertandingan) ataupun sesudah pertandingan. Biasanya yang
terkena adalah tulang otot, tendo serta  ligamentum. “ Selama ini
penanganan kasus cedera olah raga memang pada setiap rumah sakit telah
melakukan penanganan. Namun belum
optimal karena berbagai kendala dan tidak bersifat mengkhusus. Untuk itu dengan
dibukanya Bali Physio and Sport Injury Center ini, akan menambah satu lagi
pelayanan sehingga para penggemar ataupun pemain yang mengalami cedera olahraga
tidak merasa khawatir akan pelayanan yang diperlukan,” ujarnya.
Selain itu, Putri Koster juga
menyampaikan bahwa rumah sakit memiliki 3 (tiga) fungsi yaitu: fungsi
perawatan, fungsi pendidikan dan fungsi  penelitian.  Secara umum
tugas sekaligus fungsi rumah sakit  adalah melaksanakan pelayanan medis
tambahan, pelayanan penunjang medis tambahan, medis khusus, rujukan kesehatan,
kedokteran gigi, penyuluhan kesehatan, rawat jalan atau rawat darurat dan rawat
tinggal (observasi), rawat inap, pendidikan (para medis, Â tenaga medis
umum,  tenaga medis spesialis), membantu  penelitian dan pengembangan
kesehatan.
Pada era kekinian dan memperhatikan
perkembangan kebutuhan, perkembangan penyakit serta persaingan yang semakin
ketat, setiap rumah sakit perlu melakukan inovasi atau terobosan  dalam
rangka meningkatkan pelayanan kepada konsumen atau masyarakat, sepanjang tidak
bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Untuk itu,
keberadaan dari BSIC ini sangat tepat dan merupakan masukan yang baik untuk
Pemerintah Provinsi Bali khususnya dalam pembangunan di bidang kesehatan. “Saya
juga tidak lupa mengingatkan dimana Rumah Sakit sebagai salah satu penghasil
sampah, Â seyogyanya mampu dan berupaya mengatasi sampahnya sendiri. Saya
berharap RSU Kasih Ibu dapat berperan aktif dan menjadi pelopor dalam mendukung
program Pemerintah  Provinsi Bali untuk memerangi sampah dalam rangka
mewujudkan  Visi Misi “Nangun Sat Kerthi Loka Bali”, melalui Pola
Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru”, tutupnya.
President Director Kasih Ibu Group
Krishnawenda Duarsa menyampaikan ucapan
terimabkasih atas apresiasi yang diberikan oleh Ibu Putri Koster. Ia melaporkan
bahwa BPSIC merupakan pusat layanan kedokteran olahraga pertama di Bali yang
mencangkup penanganan cedera, peningkatan performa serta program pencegahan
cedera, termasuk cedera otot, sendi dan tulang saat melakukan latihan fisik dan
olahraga.
Terdapat beberapa layanan preventif
yang akan dihadirkan diantaranya adalahÂ
sport medicine fitness test, waight management, corporate wellness,
sport therapy,active ageing class serta beberapa program lainya. Untuk itu
masyarakat dapat datang langsung ke RS Kasih Ibu Denpasar untuk mendapatkan
layanan tersebut. Dalam kesempatan itu, Putri Koster juga menyaksikan
penandatangan MoU antara RS Kasih Ibu dengan KONI Bali, serta peresmian klinik
BPSIC.