Gubernur Koster Pompa Semangat Kerjasama Percepat Penanganan Covid-19 di Denpasar

Jun 12, 2020
13 views
Gubernur Koster Pompa Semangat Kerjasama Percepat Penanganan Covid-19 di Denpasar

Gelontor Tambahan Anggaran Rp. 10 Milyar

Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster memberi perhatian dan dukungan khusus untuk memperkuat upaya percepatan penanganan COVID-19 di Kota Denpasar dengan semangat kebersamaan dan gotong-royong. Setelah berkoordinasi langsung dengan Walikota Denpasar beserta jajarannya, Gubernur yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Bali langsung mengumpulkan dan memberi arahan kepada Bandesa Adat, Kepala Desa, dan Lurah se-Kota Denpasar di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Jumat pagi (12/6).

"Denpasar
itu pusat pemerintahan, mobilitasnya tertinggi, berbeda dibandingkan   kabupaten lainnya di Bali. Masyarakatnya
heterogen, tentu saja memerlukan metode khusus dalam menangani penyebaran COVID-19
dengan dukungan tenaga yang banyak pula”, jelasnya.

Sebagaimana
diketahui beberapa hari terakhir ini, jumlah kasus positif COVID-19 di Denpasar
terus meningkat dan semakin didominasi oleh transmisi lokal. Sampai tanggal 11
Juni kemarin jumlah total kasus positif di Denpasar mencapai 171 orang. Dari
jumlah tersebut 115 orang diantaranya merupakan transmisi lokal, sedangkan PMI/ABK
39 orang, dan luar daerah 17 orang.

“Untuk mengendalikan
pandemi di Denpasar ini, kita harus bersama-sama membangun semangat
gotong-royong, komitmen, dan rasa memiliki. Titiang
nunas tulung bantu Bapak Walikota Denpasar, bantu titiang sareng-sareng
. Ini
menjadi tanggung jawab Kita bersama, tugas bersama, untuk bersama-sama
mempercepat pemulihan kota Denpasar. Jangan saling menyalahkan, jangan saling
melemahkan,” tegas Gubernur Koster.

Lebih
lanjut Gubernur memaparkan pihaknya sengaja mengumpulkan, memberi arahan, dan
semangat kepada Bandesa Adat, Kepala Desa, dan Lurah se-Kota Denpasar karena
merekalah yang bekerja total siang malam langsung di lapangan mengamankan
wilayahnya masing-masing. Bandesa Adat telah membentuk Satgas Gotong Royong
Berbasis Desa Adat, sedangkan Desa dan Kelurahan telah membentuk Relawan
COVID-19.

“Kita
berkumpul di sini untuk memberikan spirit, dukungan, dan motivasi kepada
perangkat desa, baik dinas, dan adat se-Kota Denpasar, agar tetap semangat,
lebih kuat, berani dan lebih tegas dalam menangani pandemi ini. Jangan sampai
melemah, saat penyebaran meningkat, kita harus lebih kuat. Semuanya, baik Desa
Dinas, Kelurahan, maupun Desa Adat harus bekerjasama, bersinergi, lebih tegas
kepada siapa pun itu, karena ini demi kepentingan Kita bersama, masyarakat Denpasar,
masyarakat Bali," jelasnya.

Gubernur
menyatakan sangat memahami bahwa Satgas Gotong Royong Desa Adat dan Relawan
Desa/Kelurahan sudah lelah karena melaksanakan tugas selama lebih dari 3 bulan
bekerja terus menerus, siang malam. “Saya meminta Kita tidak boleh merasa
jenuh, tidak boleh merasa lelah, tidak boleh merasa bosan; justru dalam kondisi
saat ini Kita harus semakin bersemangat dengan spirit baru, terus bekerja keras
dengan penuh kesabaran demi Denpasar dan demi Bali. Apakah sanggup?”

Pertanyaan
yang diulang oleh Gubernur sebanyak 3 kali itu disambut dengan gemuruh dan
kompak oleh seluruh Bandesa Adat, Kepala Desa, dan Lurah yang hadir memenuhi
ruangan Wiswa Sabha Utama sesuai dengan protokol kesehatan COVID-19.
“Sanggup!!” jawab peserta, dalam suasana yang sangat hidup.

Gubernur
Koster tidak hanya berwacana. Sebagai langkah nyata untuk mendukung dan
memperkuat percepatan penanganan COVID-19 di Kota Denpasar, Pemprov Bali
mengalokasikan dana bantuan khusus sebesar Rp. 10 Milyar. “Bantuan ini saya
minta agar dimanfaatkan untuk berbagai program percepatan penanganan COVID-19,
termasuk agar dialokasikan sebesar Rp 50 juta untuk masing-masing Desa Adat,
Desa, dan Kelurahan khusus untuk memperkuat operasional Satgas Gotong Royong
Desa Adat dan Relawan Desa/Kelurahan,” kata Gubernur.

Dalam
arahannya, Gubernur Koster menyatakan sudah membentuk Tim kecil untuk memetakan
perkembangan COVID-19 di Kota Denpasar berbasis wilayah Desa
Adat/Desa/Kelurahan serta langkah-langkah inovasi yang harus segera dilaksanakan.
Termasuk diantaranya adalah pelaksanaan Rapid
Test
masal dilanjutkan Uji Swab berbasis PCR di wilayah yang terjangkit
COVID-19. “Saya memastikan siap untuk memenuhi berapa pun kebutuhan Rapid Test Kit dan akan memprioritaskan
pelayanan Uji Swab berbasis PCR yang diperlukan oleh Kota Denpasar,” tegas
Gubernur.

Gubernur
juga telah menugaskan Sekda selaku Ketua Harian Gugus Tugas Provinsi untuk
mendampingi Gugus Tugas Kota Denpasar dalam upaya percepatan penanganan
COVID-19.

Sekretaris
Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra yang dikonfirmasi terkait pencairan
bantuan yang dimaksudkan Gubernur Koster tersebut memastikan  segera direalisasi. “Saya pastikan bantuan ini
minggu depan cair,” sahutnya menjawab  
pertanyaan wartawan.

Pada
kesempatan yang sama Wakil Walikota Denpasar IGN Jaya Negara menyatakan
apresiasi dan ucapan terima kasih atas dukungan, arahan, kerjasama, dan bantuan
yang diberikan oleh Bapak Gubernur. “Kami mengapresiasi setinggi-tingginya dan
berterima kasih atas perhatian dan dukungan Bapak Gubernur dalam percepatan
penanganan COVID-19 di Kota Denpasar.” ungkapnya.