Sekda Dewa Indra Sebut Tantangan Pengendalian Inflasi Butuh Komitmen dan Upaya Anggota TPID di Bali

Feb 25, 2020
7 views
Sekda Dewa Indra Sebut Tantangan Pengendalian Inflasi Butuh Komitmen dan Upaya Anggota TPID di Bali

Badung - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali Dewa Made Indra memberi sambutan pada acara Rapat Evaluasi Kinerja Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPID) Periode 2019 bersama Kementrian Koordinasi Bidang Perekonomian, bertempat di Meeting Room Hotel Hilton-Nusa Dua Bali (25/2).

Pada kesempatan
itu, Sekda Dewa Indra yang juga selaku Ketua Harian TPID Provinsi Bali
menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada anggota TPID se-Bali,
atas segala upaya dan kerja kerasnya dalam menjaga stabilitas harga
diwilayahnya masing-masing. “Kedepan, komitmen dan upaya anggota TPID di Bali
perlu terus ditingkatkan, mengingat tantangan pengendalian inflasi kedepan
semakin berat, mengingat kecepatan peningkatan kapasitas produksi komoditas
pangan  ini dipandang masih belum ammpu
mengiringi kecepatan peningkatan kebutuhan, ditambah lagi dengan rantai
distribusi tata niaga pangan yang belum efisien, khususnya di wilayah Bali,”
jabar Sekda Dewa Indra.

Disamping itu, menurut
birokrat kelahiran Pemaron, Buleleng ini pencapaian Award TPID yang selama ini
diraih bukanlah semata-mata hanya untuk ajang kompetisi antar daerah tanpa
mengindahkan program yang matang dan berkelanjutan, melainkan menjadi suatu
tugas bagi Pemerintah Daerah dalam mengelola kesejahteraan masyarakat dengan
mengendalikan tingkat inflasi. “Kedepan, seluruh komponen TPID baik Provinsi,
Kabupaten maupun Kota perlu terus membenahi kualitas koordinasi antar
OPD/Instansi untuk dapat menghasilkan strategi dan program pengendalian inflasi
yang kreatif dan inovatif,”tegasnya.

Sementara itu Plt.
Asisten Deputi Moneter dan Neraca Pembayaran Kementrian Koordinator Bidang
Perekonomian Republik Indonesia Fery Irawan menjelaskan mengenai sitematika
penyusunan laporan penilaian kinerja TPID dan substansi pengendalian inflasi
yang diterapkan dalam suatu program kerja serta inovasi yang mengacu pada
kondisi tiap-tiap daerah. “ Dimana TPID Provinsi, Kabupaten/Kota berada dibawah
koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPID) dalam melakukan pemantauan
inflasi serta upaya dan solusi yang diambil terhadap paktor pemicu inflasi yang
berada di wilayah kerja masing-masing, “ ujar Wakil Kepala Sekretariat TPID
ini.

Dijelaskan juga,
pengendalian tingkat inflasi disuatu daerah bertujuan untuk mempertahankan daya
beli dan peningkatan taraf hidup masyarakat, dan pada akhirnya dapat menekan
angka tingkat kemiskinan. Terkait hal tersebut, Kepala Daerah diharapkan
memiliki perhatian terhadap upaya pengendalian inflasi untuk memperoleh tujuan
akhir yaitu kesejahteraan masyarakat.

Sementara Kepala
Perwakilan Bank Indonesia perwakilan Bali selaku Wakil Ketua TPID Provinsi Bali
Trisno Nugroho menjelaskan BI  akan terus
berperan sebagai mitra strategis bagi Pemerintah Dearah dengan memberikan
rekomendasi serta fasilitas dalam upaya pengenmdalian inflasi didaerah mellaui
perumusan 4K, yaitu Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, Keterjangkauan
Harga dan Komunikasi Efektif.